Setelah Pemasaran Digital, Lanjut Pelatihan Pembuatan Kue Kering. Bapak Zaenal Abidin, S.H. Bina UMKM Desa Jatigono

  • Dec 31, 2025
  • Kim Jaguar
  • UMKM

Jatigono – Selain Pelatihan Pemasaran Digital, Upaya penguatan ekonomi kreatif melalui sektor UMKM Bapak Zaenal Abidin, S.H. DPRD Kabupaten Lumajang dari Fragsi PDIP  juga menggelar pelatihan Produksi Kue Kering. Acara yang juga digelar di Pendopo Balai Desa Jatigono ini dilaksanakan setelah acara pelatihan pemasaran digital yaitu pukul 13.00 siang.  Pelatihan juga dilaksanakan dua hari sampai selasa 31 Desember 2025 dengan narasumber berkompeten. Setelah Pemasaran Digital, kali ini pelatihan berfokus pada praktik yaitu produksi dan pengemasan kue kering.  

 

Acara ini dihadiri oleh para undangan yaitu pelaku usaha rumahan yang antusias mengembangkan potensi bisnis kuliner. Pada kesempatan kali ini, jenis kue yang menjadi contoh pelatihan adalah Kue Kuping Gajah, sebuah camilan tradisional yang digemari banyak kalangan dan memiliki pangsa pasar luas namun memerlukan teknik khusus dalam pembuatannya. Acara didampingi pemateri Ibu Nise Nursusila, beliau menjelaskan secara lisan sebelum memasuki sesi praktik pembuatan kue kering. Dalam penjelasannya beliau menyampaikan bahwa menekuni usaha bidang kuliner sangat menyenangkan dan menjanjikan, apalagi dipasarkan melalui online. "Semua orang zaman sekarang suka kulineran, kita manfaatkan peluang ini melalui pasar online dengan jangkauan yang lebih luas", ujar ibu Nise. Beliau juga menyampaikan bahwa kesempatan ini lebih menarik mengingat sudah mendekati  lebaran. "Sudah mendekati lebaran, saya harap setelah pelatihan ini semoga dari seluruh peserta disini usaha yang kita tekuni lebih laris manis" tambah ibu Nise.

Sebelumnya, para peserta pelatihan diajak praktik langsung pembuatan kue kering Kuping Gajah. Ibu Wagisah bertindak sebagai promotor pembuatan kue kering, nampak antusias peserta memperhatikan kemudian melakoni arahan dari ibu Wagisah. Setelah pembuatan adonan, membentuk dan memasak kue kuping gajah, peserta pelatihan langsung diajarkan cara packaging yang menarik. "Produk yang enak harus didukung dengan kemasan yang menarik dan kedap udara agar nilai jualnya meningkat serta tahan lama," ujar Ibu Wagisah di sela-sela praktik.

Bapak Zaenal Abidin berharap melalui dana aspirasi/pokir ini, warga memiliki keterampilan konkret yang bisa langsung dipraktikkan menjadi peluang usaha baru. Para peserta juga mengaku sangat terbantu dengan adanya bimbingan teknis yang mendetail, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pemasaran.